Diary Day 13

Dear Diary
Selasa, 2 Juli 2019

Hari yang cukup melelahkan hari ini. Aih putri tidak boleh mengeluh. Hari ini aku tadi pagi tidak sempat untuk menulis karna bangunnya kesiangan (kebetulan lagi menstruasi) karna kemaren malam aku tidak bisa tidur sampai jam 2 malam. Entahlah banyak sekali pikiran-pikiran negative yang menghampiri sehingga aku sulit untuk masuk kea lam mimpi. Ini bukan pertama kalinya. Dulu aku juga pernah tidak bisa tidur sampai jam 6 pagi. Setelah solat subuh barulah aku bisa memejamkan mata. Sungguh perjalanan menuju alam mimpi yang sulit.

Akhir-akhir ini kalau tidur malam aku sangat sulit untuk memejamkan mata. Tapi kalau tidur siang rebahan bentar aja langsung klenger ngorok. Entahlah sepertinya ada yang bermasalah dengan tubuhku. Mungkin karna aku kurang berolahraga dan memang sekarang ini kegiatan siang hari mulai longgar. Tidak seperti dulu sewaktu aktif kuliah yang dari pagi sampai malam kegiatan full di kampus. Ah aku rindu masa-masa itu. Rindu menjadi panitia event kampus. Rimdu rapat bersama anak-anak Himpunan. Rindu mencatat hasil-hasil rapat. Ku akui setelah lengser menjadi sekretaris himpunan aku mulai jarang menulis tangan. Benar saja sekarang tulisan tanganku mulai amburadul.

Sekarang lebih banyak menulis dinote handphone atau langsung mengetik dilaptop. Tidak baik memang. Karna sejatinya menulis dengan tanganlah yang dianjurkan. Sebenarnya aku punya banyak buku catatan kecil yang biasa dibawa kemana-mana. Namun akhir-akhir ini aku jarang membawanya karna lebih suka menggunakan sling bag kecil kalau keluar. (huhu) aku harus mengembalikan kebiasaan yang dulu sepertinya untuk menerapi kembali tanganku agar dapat menulis tangan dengan rapi (hehe).

Hari ini pun aku menulisnya sangat-sangat telat. Mengumpulkan niat untuk membuka laptop dan menggerakkan jari-jari diatas keyboard ini sangat berat. Namun aku harus, mau gak mau setor tulisan ini. Aku bingung malam ini mau cerita apa. Banyak sekali peristiwa yang aku lalui hari ini. tapi sepertinya aku ingin tidur cepat malam ini (kalau bisa sih). Sudahlah besok saja aku ceritanya. Eh iya aku juga punya janji untuk membahas beberapa hal ya ditulisan sebelumnya. Aih banyak juga ternyata peerku. Baiklah akan ku selesaikan 2 hari kedepan. Selamat malam Diary. See you tomorrow

Love, Putri


Diary Day 12


Dear Diary
Senin, 1 Juli 2019

Happy Morning diary. Welcome to July. Hwaaaa akhirnya Juni benar-benar berakhir dan Juli benar-benar datang. Artinya aku sudah 12 hari menulis dan sudah ada 12 tulisan diary diblog ini. GREAT! Haha jadi heboh sendiri euy

Setiap berganti bulan aku selalu flashback ke belakang. Tepatnya ke tahun yang sama satu tahun sebelumnya. Aku selalu senang mengingat kejadian-kejadiannya. Seperti bulan Juli ini. Tahun lalu bulan Juli merupakan bulan terindah bagiku. Karna di bulan juli aku dipercaya ikut pemilihan duta lingkungan hidup tingkat provinsi ya walaupun hanya mampu bersaing sampai 14 besar tapi prosesnya yang membuatku banyak bersyukur. Sebenarnya bertepatan dengan pemilihan duta ini aku harus merelakan tiket ku untuk memasuki gerbang impian bergabung bersama keluarga Forum Indonesia Muda terhenti. (hiks) sedih sekali rasanya. Aku saja sampai menangis dua hari dua malam. Karna bergabung dengan FIM adalah impian aku sejak tahun 2014 dan akhirnya di tahun 2018 aku mendapatkannya. Tapi apa mau dikata. Setiap pilihan yang datang aku harus memilih salah satunya. Dengan kekuatan dukungan orang tua aku memantapkan pilihanku. Semoga saja aku nanti akan mendapatkan kesempatan kedua yang sama.

Bulan juli tahun lalu aku juga berkumpul bersama keluarga nenek di Bekasi. Kita sudah belasan tahun tidak bertemu. Bahkan ada sanak saudara yang belum pernah ketemu sama sekali. Aku memang sengaja mengambil extend terlebih dahulu sebelum berangkat ke Thailand Selatan waktu itu untuk mengunjungi nenek sertaa sanak saudara lainnya. Ah terenyuh sekali beretemu dengan mereka. Senang luar biasa mereka tunjukkan karna dapat kunjungan saudara dari pulau yang berbeda.

Selama extend di Bekasi 3 hari aku juga menyempatkan untuk bertemu teman-teman ku di Jakarta (Part ini akan ku ceritakan sendiri di diary bulan juli nanti).

Ah pembuka bulan juli yang manis. Kalau mengenang semua nya aku ingin kembali memutar waktu. Tapi apa daya, aku bukan seperti doraemon yang mempunya menis pemutar waktu. Aku mau membuka kembali album-album kenangannya ah. Nanti setelahnya akan ku ceritakan padamu ya dairy. Dadaaaaahhh

Love, Putri 

Diary Day 11


Dear Diary
Minggu, 30 Juni 2019
Selamat pagi diary. Hari minggu terakhir di bulan juni. Aku belum siap memasuki bulan juli (huhu). Happy weekend ya diary

Pagi ini bangun tidur tau-tau kangen jadi volunteer karna habis liat instagram story temen yang lagi ikut program Pengajar Jelajah Nusa bersama ultra milk.aku kemaren juga ikut daftar cuma belum rezkinya lolos (hiks). Kangen ikut kegiatan lagi. Terakhir ikut program kegiatan sama volunteer itu bulan juli-agustus taun lalu. Aih udah setahun ya, gak kerasa. Sekarang kalau mau ikut kegiatan diluar pulau Kalimantan harus pikir dua kali karna harga tiket pesawat yang melambung jauh terbang tinggi bersama mimpi (eh malah nyanyi).
Sekarang ini masih suka mantau kegiatan 1000 guru yang ada di Kalimantan Tengah atau Kalimantan Timur. Karna cuma dua provinsi ini yang bisa dijangkau dengan transportasi darat. Kalau Kalimantan Barat bisa tapi perlu 3-4 hari baru nyampe. Kebayang dong gimana jauhnya (haha).

Dari awal tahun 2019 sampai sekarang aku belum ada ikut kegiatan apa-apa. Kemaren ada apply kegiatan Ekspedisi Khatulistiwa di Tenguwe Pontianak. Aku lolos Cuma belum bisa berangkat karna beberapa hal. Huhu sedih sekali. Tapi 5 bulan terakhir ini aku sering mengunjungi Loksado, desa penempatannya Pengajar Muda Indonesia Mengajar. Ya setidaknya dapat mengobati kerinduan menjadi volunteer. Tapi para Pengajar Muda sudah kembali ke tempatnya masing-masing kemaren waktu Ramadan. Dan akan digantikan lagi nanti per bulan agustus dengan Pengajar Muda yang abru. Ah semoga saja nanti kami tetap bisa menjalin tali silaturahmi di Loksado. Aku juga berkeinginan menjadi pengajar muda. Doakan saja aku cepat lulus kuliah, agar aku dapat memenuhi syarat pendaftaran (hehe)

Udah ah aku mau ke pasar dulu. Mumpung hari minggu aku mau masak. Nanti lagi ya diary


Love, Putri

Dear Diary
Sabtu, 29 Juni 2019
Bbbbbrrrrrr, good morning diary. Pagi ini suhu di Banjarbaru mencapai 21 derajat. Dingin banget sumpah. Mana tadi malam tidur gak pake selimut dan kipas angin hidup semaleman. Tadi waktu wudhu juga berasa banget dinginnya. Aarrrgg aku tidak suka dingin (haha) jiwa-jiwa malas mandiku menjadi muncul.

Ah iya aku baru selesai membaca e-book “Sepasang kaos kaki hitam”. Bacaan yang sangat membantuku untuk menulis saat ini. Karna tulisannya juga seperti diary. Ah emosinya dapet banget. Bisa seketika bikin ngakak atau tau-tau malah jadi nangis. Aku kurang paham konsep tulisannya seperti apa. Apakah itu fiksi atau tidak. Aku mendapatkan e-book itu dari twtter (hehe). E-book ini ternyata sudah lama sekali. Latar ceritanya pun ada di 2002. Tapi mau selama apapun tulisan itu ditulis, dibaca saat sekarang ini pun tetap mashookk.

Sudah beberapa bulan ini aku tidak ada membeli buku baru. Padahal ada beberapa list buku yang ingin aku beli. Tapi harus ditahan dulu karna kebutuhan primer yang lain harus dipenuhi terlebih dahulu. Aku termasuk anak yang kurang pandai mengatur keuangan. Padahal sebenarnya aku sudah mengelola keuangan sendiri sedari kelas 1 SMK. Tapi sampai saat inipun tatananan keuanganku masih kacau balau. Sepertinya aku harus berguru.

Soal menabung sih aku menabung. Bahkan kalau ingin membeli sesuatu aku harus bekerja dulu (ya walaupun kadang harus bekerja untuk orang tua sendiri). Aku selalu rajin menyisihkan uang untuk menabung. Tapi ya kadang uang tabungannya keluar masuk. Hari ini ditabung satu minggu kemudian keluar (haha). Aku merasa payah sekali kalau membicarakan keuangan. Tapi bukan berarti aku anaknya boros ya. Ya aku hanya pecinta barang-barang lucu. Dan terkadang tidak bisa menahan gejolak untuk memilikinya (huhu) sama aja ya?? Iyadeh maaf. Dari sekarang aku belajar untuk bisa menahan nafsu membeli barang-barang yang tidak penting. Aku belajar untuk hemat dan menyisihkan uang. Iya aku juga tidak lupa bersedekah kok.

Udah ah aku mau melanjutkan meringkuk didalam selimut. Dingin banget diary bbbrrrrr


Love, Putri

Dairy Day 9

Dear Diary
Jum’at 28 Juni 2019

2 hari lagi bulan Juni berakhir. Rasanya cepat sekali waktu berjalan. 
Oh iya diary kemaren sore kegabutan melandaku. Bingung mau melakukan apa. Coba iseng scroll-scroll kontak whatsapp jadilah kerandoman buat videocall beberapa teman yang dipisah jarak. Kebetulan ada beberapa yang aku panggil, tapi Cuma Intan yang menyambut panggilanku. Wooooo rasanya senang sekali bisa bersua kembali dengan Intan. Jadi Intan ini asalnya dari Banjarnegara dan berkuliah di UNSOED. Doi waktu tahun 2017 kemaren ikut program Pertukaran Mahasiswa ke Univ aku. Berhubung saat itu aku juga masih aktif di Himpunan jadilah kita akrab dan lengket. Doi anaknya aktif banget. MAPALA juga euy (haha) aku dulu mau ikut MAPALA gak dikasih izin emak (huhu).

Selama 6 bulan pertukarakan disini aku belajar banyak hal dari Intan begitu pula Intan. Selalu mengelu-elukan aku (haha) si anak serabutan urakan yang sering disebutnya wanita inspirasi (owow besarlah ini leher baju ku) padahal dia lebih menginspirasi. Kita kemaren ngobrol di videocall cukup lama. Banyak yang kita ceritakan termasuk ajakan untuk traveling satu sama lain. Doi pingin banget ke Karimun Jawa dan aku pingin banget keliling Sumatera. Aih, dua planning yang kalau digabungkan menjadi perjalanan yang sangat menakjubkan. Dalem hati selalu bilang (Baiklah putri mari segera selesaikan skripsimu agar kamu bisa berpetualang seluas yang kamu mampu) hehehe.

Gak jarang juga kita saling share masalah akademik. Intan juga lagi di dunia riweh perskripsian. Sama sepertiku. Makin bergejolak lah rasa ingin cepat selesaiku. Gak boleh sampai keduluan sama Intan (haha). Intan juga berencana mau kembali mengunjungi Kalimantan (uhuy). Semoga saja nanti kami bisa bertemu lagi.

Intan, andai kamu membaca diary ku ini. Ketahuilah aku sangat senang dan bersyukur bisa mengenalmu. Semoga pertemanan kita abadi ya <3


Love, Putri

Diary day 8

Dear Diary
Kamis, 27 Juli 2019

Hoooaaammm :3 selamat pagi diary. Aku menulis ini disaat bangun pagi selepas solat subuh. Tulisan terpagi sih ini (haha). Hari ini anak asrama ada yang adakan berangkat Kerja Praktek ke Cepu, Blora Jawa Tengah. Dia akan melaksanakan Kerja Praktek disalah satu perusahaan disana selamas satu bulan. Hari ini dia dapat flight jam 8 pagi. Jadi selepas subuh sudah siap-siap buat makan, mandi dan berangkat ke bandara.

Ah liat temen di asrama begitu aku jadi ingat masa-masa tahun lalu saat masih sering-seringnya bepergian menggunakan pesawat. 3 jam sebelum boarding aku sudah duduk cantik di waiting room (haha) terlalu rajin memang. Makanya dari dahulu kala aku tidak pernah suka mengambil penerbangan pagi. Aku akut ketingggalan pesawat. Padahal jarak dari arama ke bandara itu Cuma 10 sampai 15 menit. Deket banget kan,. Tetep aja berangkatnya selalu lebih awal.

Kangen masa-masa traveling tahun lalu euy. Pergi melancong sekalian berkegiatan. Ya walaupun sering ninggalin kuliah sih (hehe). Dari tadi malem juga hasrat ku untuk liburan sudah sangat bergejolak. Hiks apa mau dikata karna masih penelitian aku gak bisa kemana-mana. Harusnya bulan depan bisa liburan ke Jogja karna adek ngebet banget mau diajak kesana. Tapi ya itu karna sesuatu hal harus ditunda dulu.

Dulu waktu ke Jambi aku pernah nekat ambil penerbangan malam ke Jakarta dan transit di Jakarta 10 jam (haha), niatnya mau ngerasain tidur di bandara. Syukur-syukur ketemu temen baru disana. Kemaren juga pernah tidur di Kuala Lumpur Internasional Airpot, bandaranya keren pisan euy. Rata-rata semua gerai makanan di KLIA ini bukanya 24 jam. Senang lah saye, walaupun transit lama disana tapi perut tetap aman. Yang terpenting sih kamar kecilnya bersih banget dan bisa buat mandi (pencitraan padahal jarang mandi aku mah). Selama beberapa kali traveling sendirian ke beberapa kota, banyak banget cerita dan juga pengalaman yang didapat. Bener adanya sih traveling itu merupakan salah satu cara untuk belajar berpetualang.

Tarik kalender lalu hitung tabungan ah, traveling kemana ya enaknya sehabis penelitian (hehehe)


Love, Putri

Diary Day 7

Dear Diary
Rabu, 26 Juni 2019

Seiring berjalannya waktu aku kok ngerasa circle pertemananku semakin sempit. Bahkan merasa tidak punya teman dan tempat berbagi. Akhir-akhir ini lebih sering membagi cerita bersama mama. Mengeluh juga sama mama. Gak enak sebenarnya menceritakan keluh kesah pada orang tua. Takut mereka kepikiran.

Semasa aktif kuliah aku rasa aku punya banyak teman. Bahkan punya sebuah geng. Ada 6 orang didalam geng itu. Kalau kuliah duduknya selalu berjejer berenam. Kalau makan di kantin selalu satu meja berenam. Pergi hangout juga kadang-kadang berenam. Tapi semakin kesini semakin jarang ketemu. Semakin jarang kumpul. Bahkan untuk bersua digrup whatsapp saja sekarang sudah tidak lagi. Kita punya grup whatsapp, dan grup itu sepi banget kek kuburan. Cuma ada satu dua orang saja sekarang ini yang sering bertemu. Itupun terkadang memang karna ada urusan. Diantara kami berenam ada satu teman yang memang sudah lulus kuliah. Yap. Expert doi mah bisa selesai cepat diantara kami berenam. Lalu sisanya masih berjuang buat menyabet gelar dan memakai toga.

Tapi perasaan ini gak cuma aku yang rasain. Ada juga beberapa teman yang memang merasakan apa yang aku rasakan. Semakin hari teman-teman rasanya semakin menjauh. Sibuk dengan urusan masing-masing. Sibuk dengan keperluan masing-masing. Bahkan ada yang sibuk dengan dunianya masing-masing. Bagiku pertemanan itu gak Cuma sekedar di dunia maya saja. Bersua lewat chatting saja tidak cukup. Kita perlu hangout bareng. Ngobrol dari mata ke mata. Hati ke hati. Cailah. Layaknya aku dan diary, aku selalu mencurahkan apa isi dikepala dan dihati. Ya walaupun bentuknya visual seperti ini tapi dia nyata adanya. Hadir menemani hari-hari ku. Membantuku memunculkan habit meulis ku. Ya walaupun terkadang yang aku tulis tidaklah penting.

Ah sudahlah, ku akhiri dulu tulisan hari ini. Aku harus pengamatan penelitian lagi. See you diary

Love, Putri